• 11 Aug, 2022

Dukung KUB Pengolahan Kopi, PLN Wilayah Sumbar Salurkan Program TJSL di Payakumbuh

Dukung KUB Pengolahan Kopi, PLN Wilayah Sumbar Salurkan Program TJSL di Payakumbuh

Beritanda1  - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar salurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pengembangan sarana dan prasarana Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pengelohan kopi di Kota Payakumbuh, Jumat (1/7/2022).

Terhadap kegiatan itu, Senior Manger Keuangam Komunikasi dan Umum PLN UIW Sumbar,  Cipto Adi Sumartono mengatakan,  total nominal Program TJSL yang disalurkan Rp.78 juta dalam bentuk peralatan pengolahan kopi.

"Ini bentuk komitmen PLN memberikan bantuan berbagai kehidupan sosial masyarakat," kata Cipto Adi Sumartono selepas penyerahan Program TJSL kepada KUB Bengkel Kopi di Kawasan Payakumbuh Selatan.

Cipto menyebutkan, pada tahun 2022 pihaknya memfokuskan penyaluran Program TJSL pada tiga bidang, yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Menjadi sebuah kebahagiaan bagi PLN dapat berkontribusi dalam mendukung program lingkungan lewat pengolahan kopi serta peralatannya agar menjadi komoditas yang lebih bermanfaat.

KUB Bengkel Kopi yang dimotori Bengkel Kopi Uda Parjok, semoga bantuan ini bermanfaat maksimal untuk pengembangan sarana dan prasana sehingga aktivitas pengelolaan kopi lebih produktif dan berkesinambungan," katanya.

IMG-20220701-WA0034
Menyambut itu, Walikota Payakumbuh diwakili Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian, Yunida Fatwa, mengapresiasi dan terima kasih kepada PLN yang telah menyalurkan Program TJSL di Payakumbuh

"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan tepat sasaran dan sebaik-baiknya," katanya.

Pihaknya berharap, ke depannya PLN sering menyalurkan program tersebut karena banyak UMKM yang membutuhkan "sentuhan" dari BUMN, BUMD, atau pihak2 lain-lainnya.

Sementara itu,  Ketua KUB Bengkel Kopi Jhon Alexi mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menyalurkan program tanggung jawab sosial ke kelompoknya.

Ia mengatakan, KUB nya tidak semata hanya melakukan pengolahan kopi, tapi juga merakit serta memperbaiki peralatan-peralatan pengolahan kopi.

"Karena tidak memiliki lahan, kita hanya melakukan pe ngolahan kopi yang dihasilkan petani di Kabupaten Lima Puluh Kota dan daerah lainnya. Selain itu juga merakit dan memperbaiki peralatan kopi," katanya.

Jhon menambahkan, selain itu pihaknya juga merakit pelaratan  untuk mengconversi peralatan rosting kopi dari bbm ke listrik, sehingga dapat menekan biaya produksi. Selain itu juga merakit peralatan pengolahan kopi berbasis digital/aplikasi.

Pada kegiatan itu,  turut hadir Anggota DPRD Payakumbuh Yanuar Ghazali, Perwakilan PLN UP3 Payakumbu, Camat Payakumbuh Selatan, Lurah Limbukan, Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat.


(Mardikola Tri Rahmad)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]