• 11 Aug, 2022

Ikuti Jalan Santai, Mahyeldi: Jadikan Agam Objek Wisata Historis di Minangkabau

Ikuti Jalan Santai, Mahyeldi: Jadikan Agam Objek Wisata Historis di Minangkabau

Beritanda1 - Jalan Santai Rang Agam Kota Padang berlangsung meriah di Gunung Padang, Siti Nurbaya, Kota Padang, Minggu (24/7/2022). 

Kegiatan olahraga ini dibuka Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi,   diikuti sekitar 100 anggota asal Agam dengan menempuh rute Gerbang Gunuang Padang, Siti Nurbaya, sampai ke Pantai Aia Manih.

Gubernur Mahyeldi bersama istri Hj. Harneli Mahyeldi juga menyapa dan foto bersama dengan para warga yang sedang olahraga di sepanjang jalan tersebut.

Buya Mahyeldi yang sekaligus Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Agam (KKA), dalam sambutannya bercerita tentang bagaimana peran para tokoh-tokoh Agam dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dan bagaimana peran tokoh tersebut hadir ketika negara ini sedang berada di dalam kesulitan.

"Tokoh-tokoh sejarah itu bisa kita jadikan semangat, contoh, dan suri tauladan. Seperti bagaimana surat kritikan yang ditulis Hatta kepada Bung Karno yang tidak pernah terpublish, terjaga dengan baik, dan tidak pernah terpublikasi ke masyarakat. Hal tersebut membuktikan kepada kita bagaimana etika atau cara orang Minangkabau ketika mengkritik,” papar Mahyeldi.

WhatsApp Image 2022-07-24 at 19.00.23

Gubernur menyebut, banyak tokoh-tokoh pahlawan nasional berasal dari Agam seperti H. Agus Salim, Buya Hamka, Tan Malaka, Sutan Syahrir, M.Yamin, Tuanku Imam Bonjol, M.Natsir, dan lainnya. Itu sebabnya, peninggalan para tokoh-tokoh tersebut akan dijadikan objek wisata historis di Ranah Minangkabau.

“Kita sebagai orang Agam harus bisa menjaga apa yang diwariskan oleh pendahulu kita, sehingga hal tersebut menjadi bukti sejarah, bahwa orang Minangkabau yang banyak berkontribusi untuk kemajuan negara Indonesia ini sejak dulu,” lanjut gubernur.

WhatsApp Image 2022-07-24 at 19.00.26
Pada kesempatan, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Agam (KKA) Padang, Drs. H. Guspardi Gaus menyampaikan, kegiatan jalan santai tersebut juga bertujuan sebagai ajang silaturahmi para perantau di Kabupaten Agam yang berada di Kota Padang.

“Dengan adanya kegiatan Jalan Santai ini diharapkan para perantau yang ada di Kota Padang, dan banyaknya tokoh-tokoh Kabupaten Agam yang ada di kota Padang  dapat terjalin silahturahmi semakin baik lagi,” tuturnya.

Disamping itu, kegiatan terseut sangat penting dan menjadi pelopor untuk menyatukan antara ranah dan rantau, yang dimana sangatlah penting bagi pertumbuhan ekonomi Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

(Ismardi/rls)

 

 

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]