• 02 Dec, 2022

Kunjungi Warga Terdampak Banjir Bandang Koto Sani, Solok, Wagub Audy Bawa Bantuan Makanan dan Paket Kebersihan Keluarga

Kunjungi Warga Terdampak Banjir Bandang Koto Sani, Solok, Wagub Audy  Bawa Bantuan Makanan dan  Paket Kebersihan Keluarga

Beritanda1 - Pasca banjir bandang yang terjadi di Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok beberapa hari lalu, hingga kini masih menyisakan kesedihan bagi warga setempat.

Suasana duka masih membungkus atmosfir kawasan Padang Belimbing ketika Wagub Sumbar, Audy Joinaldy menyambangi lokasi dan berdialog dengan warga terdampak banjir, Selasa (19/10/2022).

Kedatangan Wagub didampingi Kepala BPBD Sumbar, Jumaidi dan anggota DPRD kab. Solok Dr. Dendi S. Ag, M.Ag sekaligus menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji, family kit dan paket kebersihan keluarga bagi korban bencana.

IMG-20221019-WA0089
Menyemangati warga terdampak banjir sungai Batang Imang, Wakil Gubernur Audy Joinaldy mengatakan Pemprov Sumbar akan segera berkoordinasi dengan Badan Wilayah Sungai (BWS) dan stakeholder terkait untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang masih terancam pinggiran sungai Batang Imang yang terkikis akibat banjir bandang pada 2 Oktober lalu.

Audy  juga meminta wali nagari Koto Sani mendata rumah dan lahan pertanian yang terdampak untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas terkait di tingkat Provinsi maupun kabupaten Solok.

"Wali nagari tolong data berapa banyak bangunan yang terdampak, berapa yang terancam, termasuk lahan pertanian," ujar Wagub Audy.

WhatsApp Image 2022-10-19 at 20.04.28 (1)

Terhadap itu  Mamirda, Sekretaris Nagari Koto Sani mengungkapkan, terdapat ratusan rumah di sepanjang pinggiran Sungai Batang Imang yang terancam jika kejadian serupa terjadi kembali.

"Di sepanjang sungai ini ratusan rumah terancam, Pak," tutur Manirda.

Menurut Sekretaris Nagari Koto Sani itu, kerugian materil yang dialami warga akibat bencana banjir ditaksir setidaknya mencapai lima miliar rupiah.

"Kerugian dari gagal panen Ikan saja lebih 800 juta, total kerugian diperkirakan sampai lima miliar rupiah," ungkapnya.

Pasca luapan sungai Batang Imang, sekurangnya 27 rumah warga terdampak banjir bandang, tujuh diantaranya mengalami rusak berat.

WhatsApp Image 2022-10-19 at 20.04.27
Peristiwa banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan dan luapan Sungai Batang Imang ini, tidak hanya merusak rumah warga, tapi juga sejumlah fasilitas umum, diantaranya empat lahan irigasi, satu sekolah, dua jembatan dan satu jalan penghubung antar jorong terputus.

Selain itu, banjir juga merusak lahan perikanan dan lahan persawahan seluas 27 hektar, sehingga para petani praktis mengalami gagal panen.

(Ismardi/rls)

 

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]