• 11 Aug, 2022

Limapuluh Kota Launching Program Satu Nagari Satu Rumah Tahfiz dan Pemakaian Baju Kurung Basiba

Limapuluh Kota Launching  Program Satu Nagari Satu Rumah Tahfiz dan Pemakaian Baju Kurung Basiba

Beritanda1 - Program Satu Nagari Satu Rumah Tahfiz” serta “Pemakaian Baju Kurung Basiba” yang digerakkan Pemerintah Kabupaten Lima Puluhkota, Rabu (3)8/2022), dilaunching oleh Bupati setenpat, Safaruddin dt Bandaro Rajo di aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak.

Program ini sekaligus  mewujudkan Visi dan Misi Kepala Daerah Limapuluh Kota, yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan. Salah satu cara untuk menyukseskan visi misi tersebut dengan menciptakan banyak Hafizh Qur'an di Limapuluh Kota.

Pada pada kesempatan, turut dihadir Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Sekda Widya Putra, Unsur Forkopimda, Kepala Kemenag, Ketua TP-PKK, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Limapuluh Kota.

FB_IMG_1659708795445
Menyambut itu, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin berharap kegiatan ini bisa menyukseskan visi misi daerah dan dengan pemakaian seragam baju muslim di bulan 1 Muharram 1444 Hijriah, dapat rutin untuk dilaksanakan tiap perayaan Hari Besar Islam.

Menurutnya, 1 Muharam sebagai momen penting bagi  semua untuk mengingat kembali tonggak sejarah perjuangan umat Islam. Dimana peristiwa ini menjadi inspirasi bagi kaum Muslim.

" Dalam kehadiran kota Mekkah sendiri ada banyak nilai yag terkandung di dalamnya, diantaranya perjuangan, kerjasama, nilai-nilai Tauhid, jiwa berkeadilan. Inilah yang mendasari Visi Misi terbentuknya daerah yang Madani,” tutur Safaruddin.

Bupati Limapuluh Kota berharap, melalui program Satu Rumah Satu Tahfiz akan lahir nantinya ahli-ahli tahfiz muda yang unggul dan kompeten serta berilmu pengetahuan di Limapuluh Kota.

"Selain itu, sesuai dengan UU no 17 tahun 2002, kita berada dalam lingkup agama dan juga budaya. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Untuk itu mulai hari ini kami mengesahkan penggunaan Baju Kurung Basiba sebagai pakaian dinas yang digunakan oleh perangkat Daerah Limapuluh Kota setiap hari Kamis dan hari-hari besar Islam lainnya,” paparnya.

(Mardikola Tri Rahmad)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]