• 11 Aug, 2022

Luncurkan Program Kampung Inggris, Pemkab Agam Jadikan Lima Nagari Sebagai Pilot Proyek

Luncurkan Program Kampung Inggris, Pemkab Agam Jadikan Lima Nagari Sebagai Pilot Proyek

Beritanda1 - Guna mendukung program Kampung Inggris yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Agam, lima nagari di daerah itu  dijadikan sebagai pilot proyek agar upaya 
penguasaan Bahasa Inggris bagi para pelajar semakin cepat.

Menyemangati program Kampung Inggris itu, Senin (27/6/22), Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM menyebut, penguasaan Bahasa Inggris menjadi penting bagi para pelajar. Bahasa Inggris merupakan gerbang komunikasi internasional.

"Di samping penguasaan adat istiadat, Bahasa Arab, Bahasa Inggris juga menjadi modal bagi putra putri Agam yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.

Menurutnya, program Kampung Inggris juga merupakan upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tertuang dalam visi misi daerah. Untuk itu, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berwawasan luas.

Dijelaskan, pelaksanaan program ini, pada tahap awal dipilih lima nagari yang mewakili Agam bagian Barat dan Agam bagian Timur. Sebagai pilot project, pihaknya berharap stakeholder terkait melaksanakan program ini dengan sebaik mungkin.

"Calon peserta program kampung inggris ini, diutamakan bagi pelajar SMA yang berprestasi, merupakan anak dari keluarga kurang mampu kemudian anak yatim atau piatu," sebutnya.

Terhadap itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Isra, M Pd Dt Bandaro mengatakan, lima nagari yang dijadikan pilot project Kampung Inggris antara lain Nagari Biaro Gadang, Gadut, Batu Palano, Lawang dan Manggopoh.

"Kita juga sudah menseleksi masing-masing 4 mentor di setiap nagari. Mereka akan dilatih bagaimana mentransfer pengetahuan ke para peserta," tuturnya.

Disebutkan, program Kampung Inggris akan menargetkan sekitar 30 peserta di masing-masing nagari yang dijadikan pilot project. Peserta nantinya akan diseleksi oleh tim sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Program Kampung Inggris juga bertujuan mempersiapkan lulusan SLTA sederajat yang handal berbahasa Inggris, sehingga bisa dengan mudah diterima di perguruan tinggi terkemuka, baik luar maupun dalam negeri.

"Kampung Inggris nanti juga bisa menjadi destinasi wisata sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat setempat," terangnya.

Peluncuran Program Kampung Inggris Kabupaten Agam ini,  dihadiri sejumlah akademisi, baik secara langsung maupun melalui virtual. Kemudian Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Dr Ilza Mayuni M A.

Menandai peluncuran Kampung Inggris itu, selepas pemukulan gendang oleh Bupati Andri Warman, dilakukan penandatangan komitmen oleh lima walinagari yang dijadikan sebagai pilot project Kampung Inggris.

(Wahyu Haryadi)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]