• 11 Aug, 2022

Minum Kopi Saat Perut Kosong, Berbahayakah?

Minum Kopi Saat Perut Kosong, Berbahayakah?

Foto: Ilustrasi-net

Bertianda1 – Tidak bisa dipungkiri, banyak diantara kita tidak bisa terlepas dari yang namanya kopi. Bisa dibilang, Kopi menjadi minuman favorit hampir semua orang.

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Bagi sebagian orang, kopi bahkan dijadikan asupan pertama di pagi hari sebelum mengonsumsi makanan. Namun, apakah minum kopi saat perut kosong aman bagi kesehatan?

Minum kopi di pagi hari memang bisa membawa beragam manfaat bagi tubuh, seperti meningkatkan mood dan energi. Biasanya kopi diminum di pagi atau siang hari, karena memiliki efek untuk menghilangkan rasa kantuk. Manfaat-manfaat itulah yang menjadi alasan mengapa sebagian orang mengonsumsi kopi di pagi hari, termasuk saat perut masih kosong.

Minum kopi saat perut kosong kerap dikaitkan dengan risiko terjadinya beberapa masalah kesehatan, seperti:

Menyebabkan gangguan pencernaan

Minum kopi saat perut kosong dianggap dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan, seperti mual, mulas, maag, dan bahkan irritable bowel syndrome (IBS).

Hal tersebut diduga disebabkan oleh rasa pahit pada kopi yang dapat merangsang produksi asam lambung. Saat tidak ada makanan, maka asam lambung dipercaya akan mengiritasi lapisan perut.

Faktanya, hingga saat ini, masih belum ada penelitian yang secara pasti menemukan hubungan antara minum kopi saat perut kosong dengan risiko terjadinya masalah pencernaan.

Namun, pada orang yang sensitif terhadap kafein, minum kopi memang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, terlepas dari apakah ia meminumnya saat perut kosong maupun tidak.

Meningkatkan kadar hormon stres

Hormon kortisol atau yang biasa disebut dengan hormon stres adalah hormon yang berperan untuk mengatur suasana hati, motivasi, dan rasa takut. Hormon ini juga mengatur metabolisme, tekanan darah, dan kadar gula darah. Secara alami, kadar hormon kortisol akan meningkat pada saat bangun tidur dan fase awal tidur.

Apabila kadarnya berlebihan, hormon kortisol bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tidur, hingga gangguan mood (suasana hati).

Nah, minum kopi memang bisa menyebabkan peningkatan sementara kadar hormon kortisol. Tetapi, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsinya setelah makan pun tidak mengurangi produksi hormon tersebut. Jadi, baik setelah makan maupun saat perut kosong, minum kopi tetap dapat meningkatkan kadar hormon kortisol.

Perlu diingat juga, konsumsi kopi yang berlebihan pada dasarnya memang dapat membawa sejumlah efek samping, seperti menyebabkan sakit kepala, migrain, insomnia, dan rasa gelisah, terlepas dari meminumnya saat perut kosong maupun tidak.

Oleh sebab itu, kamu tetap perlu membatasi konsumsi kopi, yaitu maksimal 4 cangkir per harinya. Selain itu, meski hingga saat ini kebanyakan penelitian menyebutkan bahwa konsumsi kopi dengan perut kosong bukanlah sebuah masalah, sebaiknya kamu tetap memperhatikan respons tubuhmu terhadap konsumsi kopi.

Apabila kamu mengalami masalah kesehatan saat minum kopi dengan perut kosong tetapi tidak saat meminumnya setelah makan, ada baiknya hindari saja minum kopi saat perut kosong. Selain itu, jika kamu ingin tahu jumlah konsumsi kopi yang aman dan sesuai dengan kondisi kesehatanmu, kamu juga bisa bertanya kepada dokter.

(Sumber: Alodokter) 

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]