• 02 Dec, 2022

Peduli Korban Gempa Cianjur, Satu Setengah Ton Randang dari Pemrpov Sumbar

Peduli Korban Gempa Cianjur,  Satu Setengah Ton Randang dari Pemrpov Sumbar

Beritanda1 - Musibah gempa berkekuatan 5,6 skala richter (SR) yang menimpa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin 21 November 2022 laku, memicu tumbuhnya empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) untuk kembali melakukan gerakan sosial.

Aksi sosial yang dilakukan Pemprov Sumbar adalah membuat randang dan dikirim untuk membantu pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat Cianjur yang terdampak selama masa tanggap darurat.

Atas kepedulian itu, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi langsung mendatangi kantor BPBD Prov Sumbar guna melihat bantuan randang yang akan dikirim langsung pada hari jumat tanggal 25 november nanti.

Bantuan randang tersebut dihimpun dari setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan staf lingkungan Pemprov Sumbar, bahkan Kabupaten/kota.

Bantuan randang yang dihimpun tersebut akan terus dikumpulkan di kantor BPBD Sumbar, hingga Kamis 24 November 2022.

IMG-20221123-WA0143
Selain bantuan dari masyarakat terdapat juga bantuan randang dari Bank Nagari sebasar 100 kilogram dan PT. Semen Padang sebanyak 100 kilogram.

"Alhamdulillah kita sampai saat ini sedang menghimpun hampir satu ton, targetnya akan terkumpul satu setengah sampai dua ton," ujar gubernur, Rabu (23/11/2022).

Gubernur memastikan, pihaknya juga akan galang dana bantuan rehab rekon, termasuk masjid, rumah, fasilitas umum dan lainnya, termasuk saudara kita (perantau minang) yang ada disana.

Di kesempatan itu, gubernur juga ikut memasak randang yang disiapkan oleh ibu-ibu Dharmawanita BPBD Prov. Sumbar yang akan dikirim ke Cianjur tersebut.

"Randang ini juga dibuat oleh masyarakat dan pelaku UMKM Sumbar dengan kemasan 1/4 sampai 1/2 kilogram," sambung gubernur.

Ia menghimbau kepada bupati dan walikota serta masyarakat untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi gempa di Sumbar. Kepada BPBD di kab/kota untuk memberikan latihan dan sosialisasi mitigasi bencana di seluruh daerah sumbar.

"Juga pastikan mengaktifkan Early Warning Sistem Gempa di seluruh tempat agar berfungsi secara lebih baik. Agar masyarakat kita lebih siaga," ungkap gubernur.

Kemudian ia juga menghimbau kepada Bupati/Walikota di sumbar untuk segera menerbitkan Perda tentang bangunan yang mengatur mengenai bagaimana membuat bangunan atau rumah tahan gempa sesuai standar.

(Ismardi)

 

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]