• 02 Dec, 2022

Percepatan Digitalisasi Ekonomi Sumbar, Wagub Audy Launching Smart Branch Bank Mandiri

Percepatan Digitalisasi Ekonomi Sumbar, Wagub Audy  Launching Smart Branch Bank Mandiri

Beritanda1 - Mengadopsi pendekatan Customer Centric atau pemasaran dan pelayanan yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan minat konsumen, Bank Mandiri meluncurkan Smart Branch di Bank Mandiri KC Padang, Jum'at (30/9/2022).

Transformasi digital yang terus digencarkan ini, merupakan bagian dari inisiatif Bank Mandiri untuk mendorong literasi keuangan digital saat ini.

Langkah ini sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yaitu meningkatkan nilai tambah usaha kecil dan menengah serta ekonomi digital.

Menyambut Smart Branch ini, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri yang berkontribusi dalam percepatan digitalisasi ekonomi, khususnya di Sumatera Barat.

"Secara fisik perbankan memang sudah harus berubah, bertransformasi menuju era digital. Semoga peluncuran Smart Branch Bank Mandiri ini membawa kemajuan bagi ekonomi masyarakat kita di Sumbar," tutur Wagub Audy.

Menanggapi itu, Area Head Bank Mandiri Sumatera Barat, Yorinaldi menjelaskan, saat ini di Sumatera Barat terdapat empat cabang Smart Branch Bank Mandiri, di Cabang Padang Imam Bonjol, Padang Belakang Olo, Padang Pauh dan Cabang Payakumbuh.

Ke empat cabang ini, kata dia,  merupakan hybrid Branch Bank Mandiri, yaitu kantor cabang yang sudah bertransformasi hampir ke arah digital sepenuhnya.

Smart Branch Bank Mandiri sendiri terdiri dari dua layanan super app, yaitu Livin' by Mandiri yang menghadirkan seluruh layanan perbankan kantor cabang dalam smartphone nasabah.

Sementara Wholesale Digital Super Network Kopra, yang merupakan layanan digital single access sebagai pusat layanan informasi dan transaksi financial bagi komunitas bisnis dan pelaku usaha di segmen wholesale dari hulu ke hilir.

"Selama tahun 2022 hingga Agustus kemaren, Livin' di Sumbar telah digunakan 144.000 user dengan jumlah transaksi Livin' mencapai 9.91 juta transaksi yoy senilai 19 Triliun rupiah," terangnya.

Menurut Yori, secara umum, transformasi digital perbankan masyarakat Sumbar melalui Bank Madiri telah mengalami peningkatan setidaknya 40 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

(Ismardi/**)

 

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]