• 03 Feb, 2023

Sonsong Pemilu 2024, Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota Lantik 237 PPS

Sonsong Pemilu 2024, Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota Lantik 237 PPS

Beritanda1- Menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, Masnijon, melantik dan pengambilan sumpah sebanyak 237 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), Selasa (24/01).

Pelantikan anggota PPS yang akan bertugas pada 79 nagari di 13 kecamatan  di Kabupaten Limapuluh Kota itu sejalan dengan kegiatan bimbingan teknis yang diselenggarakan di Hotel Mangkuto, Kota Payakumbuh. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Limapuluh Kota yang diwakili Kepala Kesbangpol Joni Amir, Ketua DPRD Deni Asra, Kapolres Limapuluh Kota, Kapolres Payakumbuh, Ketua Bawaslu Limapuluh Kota Yoriza Asra, dan jajaran Forkopomda setempat.

Mengiringi itu, Ketua KPU Limapuluh Kota\, Masnijon mengatakan, pelantikan tersebut merupakan tahap akhir dari seleksi PPS Pemilu 2024 yang telah diselenggarakan sejak 19 Desember 2022.

"Rangkaian kegiatan hari ini adalah akhir dari pembentukan Badan Ad Hoc yang diatur oleh PKPU 8 Tahun 2022 dan Keputusan KPU No 534 tahun tentang pedoman teknis pembentukan Badan Ad Hoc," katanya.

Ia mengatakan,  usai pelantikan, PPS mulai menjalani tugas dan fungsinya. Sesuai jadwal tahapan, setelah pelantikan tugas pertama PPS yakni koordinasi dengan pemerintah nagari untuk pengajuan sekretariat serta perekrutan panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih)

Masnijon menambahkan, pihaknya tetap mengingatkan agar semua PPS yang dilantik tetap berpedoman dengan aturan yang ada.

Menyambut itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Dt. Bandaro Rajo  diwakili Kepala Kesbangpol Joni Amir mengatakan, pemilu rangkaian demokrasi yang diatur oleh Undang-Undang.

"Pemilu mempunyai arti yang strategis memilih calon pemimpin dan menggunakan hak pilih bagi masyarakat" katanya.

Joni menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung dan menyuport kesuksesan pelaksanan pemilu 2024

"Kepada PPS yang baru saja dilantik untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik," pesannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra mengatakan pemilu bentuk pelaksanaan demokrasi. Melalui pemilu dipilih presiden-wapres, DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota, hingga pemiliham kepala daerah baik itu gubernur maupun bupati/walikota.

"Untuk itu dibutuhkan penyelenggara yang kuat dan hebat agar pemilu terlaksana sesuai sebaiknya," katanya.

Menurutnya, salah satu indikator sukses pemilu adalah tinggi partisipasi. Untuk itu penyelanggara agar lebih maksimal melakukan sosialisasi, sehingga legitimasi pemimpin terpilih kuat

Ia menilai, beban yang berat bagi pps terpilih, kalau tidak melaksanakan sesuai aturan berlaku maka akan menghadapi proses hukum.

\"Pemilu rentan masalah hukum, karena semua terfokus kepada penyelenggara. Untuk itu semua penyelenggara memahami aturan yang ada agar dapat bekerja dengan maksimal," katanya.

Deni sekaligus mengingatkan pemerintah daerah agar memfasilitask kebutuhan penyelenggaraan pemilu, karena pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasinya.

Kegiatan pelantikan dan bimtek itu juga dihadiri Komisioner KPU Limapuluh Kota Rina Fitri, Amfreizer, Arwantri, dan sekretariat KPU setempat. Selain itu juga hadir Ketua PPK dan camat se- Kabupaten Limapuluh Kota.

(Diko Rahmad)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]