• 03 Feb, 2023

Tanggapi Laporan, Tim Monev Periksa Jalan Paninjauan-Kuncir yang Masih Masa Pengerjaan

Tanggapi Laporan, Tim Monev Periksa Jalan Paninjauan-Kuncir yang Masih Masa Pengerjaan

Beritanda1 – Menanggapi  informasi tentang  pekerjaan pemeliharaan berkala  ruas jalan Paninjauan-Kuncir yang diduga  tidak sesuai  spek teknis, Bupati Solok, H. Epyardi Asda langsung turunkan tim monitoring dan evaluasi (Monev) dari Inpektorat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok. Sabtu (21/01/2023).

Dengan  menghadirkan Kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas pada kegiatan tersebut, tim Inspektorat Kab. Solok yang di pimpin langsung oleh Inspektur, Fidriati Ananda, SE. AK  didampingi  sekretaris Inspektorat, Dery Akmal, ST serta 4 orang tim lainnya yang bertugas mengambil dan mengumpulkan data dilapangan, berikut Kepala Dinas PUPR, Effia Vivi Fortuna didampingi  Kepala Bidang Bina Marga, Candra Ulung.

Pada kesempatan, tim monev menyampaikan, pengerjaan kegiatan pemeliharaan berkala ruas jalan Paninjauan-Kuncir masih berjalan, karena perusahaan masih ada perpanjangan waktu sampai tanggal 16 februari 2023. 

“Untuk diketahui pengerjaan pemeliharaan ruas jalan Paninjauan-Kuncir ini masih berjalan Dan sekarang kontraktor pelaksananya, CV. Griya Utama masih bekerja dimasa perpanjangan waktu, kesempatan ini diberikan sesuai dengan komitmen perusahaan, dan mengingat masih adanya item pekerjaan yang belum tuntas, termasuk perbaikan beberapa titik pada ruas jalan ini yang perlu dirapikan kembali,” tutur Vivi.

WhatsApp Image 2023-01-22 at 09.42.57
Vivi menegaskan, kegiatan tersebut belum dilakukan serah terima hasil pekerjaan (Provisional Hand Over-PHO) dari perusahaan pelaksana kepada Dinas PUPR atau Pemkab. Solok. 

Sebagai dinas teknis, Vivi memastikan, pekerjaan itu akan diselesaikan rekanan sesuai dengan perencanaan awal yang telah disepakati dengan kontraktor didalam kesepakatan kerja. 

Kalau itu tidak dilaksanakan, maka Dinas PUPR tidak akan ragu sedikitpun untuk memutuskan kontrak dengan perusahaan yang sekarang lagi mengerjakan, sebagaimana dengan aturan yang berlaku. 

“Mereka masih bekerja. Sesuai sesuai Perlem LKPP Nomor 9 Tahun 2018 dan Permen PUPR  Nomor 7 Tahun 2019 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia, serta komitmen mereka, kita masih memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memperpanjang masa kerja selama 50 hari, dengan dikenakan denda 1/1000 perharinya dari sisa nilai kontrak mereka yang belum dicairkan,” ujar Vivi.

Dijelaskan, dari pagu dana Rp 5. 943.768.000,00 (Lima Milyar Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah) pekerjaan pemeliharaan ruas jalan Paninjauan-Kuncir, bobot pekerjaannya yang selesai sesuai dengan perhitungan dari Dinas PUPR masih 90%, begitupun dengan pencairannya. 

Dan dari pekerjaan yang tersisa, serta adanya beberapa titik ruas jalan yang perlu di perbaiki kembali. Vivi yakin pengerjaan kegiatan tersebut bisa tuntas sampai 100% dengan tambahan waktu yang diberikan kepada CV. Griya Utama. Sehingga nantinya jalan itu dapat sepenuhnya memberikan manfaat kepada masyarakat disana.

“Karena hari ini juga ada Monev, maka untuk penyelesaian pekerjaan ini nantinya akan kita selesaikan sesuai dengan arahan Inspektorat,” katanya.

WhatsApp Image 2023-01-22 at 09.42.56 (1)
Sementara itu, kepala Inspektorat Kab. Solok, Fidriati Ananda  mengatakan,  kehadiran tim monev  atas perintah Bupati Solok untuk memastikan langsung kelapangan informasi yang beredar terkait pengerjaan ruas jalan Paninjauan-Kuncir. 

Dari  laporan masyarakat  kepada Pemkab Solok, masih adanya pekerjaan yang belum selesai dan belum maksimal sementara Tahun Anggaran (TA) 2022 berakhir. Sementara lebih kurang 6 KM dari panjang ruas jalan yang dibangun dengan ketentuan aspal hitam (hot mix) masih terdapat beberapa spot tertentu yang pengerjaannya bisa dikatakan belum maksimal. 

“Kita menalukan Monev sesuai  arahan Bapak Bupati. Hari ini kita melihat kondisi ril dilapangan, dengan mengambil data selengkap-lengkapnya sesuai dengan dokumen perencanaan perkerjaan ini,” paparnya.

Dipaparkan, pihaknya  sudah berjalan sejauh  6 KM bersama seluruh tim untuk mengukur setiap detail fisik pekerjaan. Mulai dari tebal, lebar dan panjang jalan. 

Kata Fidriati Ananda, tidak hanya hotmixnya saja, termasuk juga bagian bahu jalan yang di cor, sekaligus memastikan kualitas sesuai dengan spesifikasi yang ada di Kontrak. 

“ Setelah ini kita olah, untuk selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan,” terang Nanda. 

Untuk hasil dari pemeriksaan secara kongkrit, inspektur dari tim pemeriksa Inspektorat Kabupaten Solok menjelaskan, untuk diketahui dalam melakukan pemeriksaan ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk mengetahui volume pekerjaan secara menyeluruh. Kemudian, terkait dengan sisa masa penambahan waktu pengerjaan, Inspektur Nanda juga menegaskan, bahwa sesuai hasil monev pada hari itu, akan menyampaikan kepada Dinas PUPR agar dapat menegaskan lagi dan menekankan kepada pihak kontraktor supaya dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai spek teknis secepatnya. Hal itu mengingat waktu yang tersisa semakin berkurang setiap harinya. 

 “Jika pada waktu yang sudah di berikan masih juga belum bisa diselesaikan, maka pihak perusahaan pelaksana akan kita berikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena sesuai arahan Bapak Bupati, kita akan tegas, supaya manfaat pembangunan ini betul-betul sampai kemasyarakat,” tegas Nanda.

Terkait monev itu,  Sekretaris Kominfo kab. Solok, Safriwal, S.Si. MCIO  menyampaikan,  kegiatan tim monev Inspektorat Kab. Solok sudah hadir di lokasi dari jam 09:00 Wib pagi, bersama rombongan lainnya. Sedangkan kegiatan pengambilan data lapangan baru bisa dilaksanakan, sekira jam 1 siang, disebabkan harus menunggu kedatangan direktur pihak perusahaan pelaksana yang diminta juga hadir disaat itu. Sehingga akibatnya seluruh rangkaian monev dengan pengambilan data dilapangan baru bisa selesai pas Azan Magrib mengumandang. Dimana sebelumnya setelah tim berjalan sejauh 6KM dari titik Nol di Nagari Paninjauan sampai berakhir di Nagari Kuncir. Sebelum Pulang karena bertepatan dengan masuknya waktu magrib, seluruh tim melaksanakan Sholat dulu di mesjid Arraudah Aripan, baru akhirnya bubar.

“Selain Tim Monev dari Inspektorat , Dinas PUPR Kab. Solok. kegiatan Monev ini juga disaksikan oleh Walinagari Paninjauan, Ketua Pemuda Nagari paninjauan, dan juga disaksikan oleh beberapa orang wartawan yang ikut hadir menyaksikan di lokasi,” pungkas Safriwal. 

(Ismardi)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]