• 02 Dec, 2022

UPTD Pelabuhan Perikanan Diresmikan, Wagub Sumbar Serap Aspirasi Nelayan Air Bangis Pasaman

UPTD Pelabuhan Perikanan Diresmikan, Wagub Sumbar Serap Aspirasi Nelayan Air Bangis Pasaman

Beritanda1 - Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan Wilayah II Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Air Bangis, Pasaman Barat, Sabtu (24/9/2022), diresmikan pemakaiannya oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Kedatangan Wagub Sumbar disambut antusias  nelayan yang ingin menyampaikan aspirasi. Puluhan kelompok nelayan hadir untuk menyuarakan keluh kesah melaut pada Wagub Audy.

Menyambut itu, Wagub Audy Joinaldy mengatakan, nelayan di TPI Aia Bangih Pasaman Barat merupakan penyumbang 45 persen dari hasil produksi Ikan di Sumbar. Dengan garis pantai sepanjang 142 Km, potensi Perikanan Pasaman Barat yang luar biasa tidak perlu diragukan.

WhatsApp Image 2022-09-25 at 11.31.48
Oleh karena itu,  Wagub Sumbar mengaku, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap potensi di Pasaman Barat, menjelang akhir tahun 2022 ini masih banyak bantuan yang akan diberikan guna meningkatkan kemampuan produksi maupun hilirisasi sektor perikanan Pasaman Barat.

"Masih banyak bantuan yang akan kita berikan, mulai dari mesin tempel 15 dan 4 PK, longtail, gill net, trammel net, dan bantuan lainnya. Selain itu ke depan juga akan kita perkuat hilirisasi untuk meningkatkan nilai produk perikanan," kata Audy.

Terkait illegal fishing yang juga banyak dikeluhkan nelayan setempat, Audy memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah menggodok Peraturan Gubernur yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan Ikan oleh nelayan.

"Kita harus melindungi nelayan-nelayan di Sumbar agar tidak dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ketika menangkap Ikan," ujarnya.

WhatsApp Image 2022-09-25 at 11.17.00
Pada kesempatan, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah provinsi Sumbar terhadap nelayan Aia Bangih. Ia berpesan pada nelayan untuk tetap menjaga laut Pasaman Barat.

"Kalau dikelola dengan baik, dipastikan nelayan akan mendapat manfaat sebesar-besarnya," tuturnya.

Adapun keluhan nelayan tentang adanya pendangkalan sungai yang menjadi tempat bersandar kapal nelayan serta kurangnya kuota distribusi BBM bagi nelayan Aia Bangih, Wagub Audy mengatakan akan segera melakukan pendataan dan komunikasi dengan stakeholder terkait.

(Ismardi/rls)

[recently-viewed-posts title="Recently Viewed Posts" subtitle="Your currently viewed posts."][/recently-viewed-posts]